Eksotika Pulau Ndana

Pulau Ndana merupakan salah satu dari 24 pulau terluar Indonesia. Pulau yang berada di Kec. Rote Barat Daya adalah sebuah pulau yang sangat indah dengan cagar alamnya, terletak di mulut pantai selancar Bo’a – Nemberala yang dapat dijangkau dengan perahu motor / spedbot + 20 menit.

Pulau Ndana (NTT.gov.id)


Pulau Ndana dikelilingi oleh pasir putih yang indah serta desiran ombak yang cukup menarik untuk permainan lomba selancar.

Di tengah pulau ini memiliki sebuah danau merah yang merupakan salah satu obyek yang memiliki tingkat keramat yang masih kuat, salah satu pantangan bagi pengunjung perempuan yang datang di lokasi ini tidak dalam menstruasi.

Di danau ini juga terdapat pedang keramat yang dahulu dipakai oleh seorang tokoh adat bernama SANGGUANA untuk membasmi musuhnya.

JI KA menyambangi Pulau Ndana, Kabupaten Rote Ndao, NTT, jangan lewatkan danau yang sepanjang musim berair merah di tengah kawasan hutan.

Danau ini menyimpan cerita rakyat tentang dua orang pelaut bernama Sangguana dan Too Luk asal Kerajaan Thie di ujung selatan Pulau Rote.

Pantai Ndana (munhasry.blogspot.com)


Kapal mereka terhempas gelombang tinggi dan terdampar di Pulau Ndana. Ketika itu, Ndana dipimpin Raja Takalaa yang memiliki putri cantik bernama Duitaka. Sang putri jatuh cinta kepada Sangguna yang telah memiliki istri dan anak.

Cinta terlarang tersebut ditentang semua pihak termasuk ayahnya. Bukan itu saja, raja naik pitam kemudian memerin-tahkan prajuritnya membunuh Sangguana. Sayang, kabar pembunuhan Sangguana sampai ke Kerajaan Thie.

Anak Sangguana bernama Nalle Sangga mulai mengatur strategi balas dendam. Ia memimpin rencana pembantaian penduduk Kerajaan Ndana. Adapun strategi yang digunakan adalah menggelar sirkus kerbau.

Ketika orang-orang tengah sibuk menonton, Nalle Sangga membakar perkampungan dan istana sebelum menyerang prajurit dan penduduk lainnya yang terlena dengan pertunjukan sirkus.

Patung Sudirman di Pulau Ndana

Patung Sudirman di Pulau Ndana


Mayat korban pembantaian dibuang begitu saja ke dalam danau sehingga menurut kisahtersebut dalam sekejap air danau langsung berubah dari jernih menjadi merah.

Hanya 50 orang yang selamat dari pembantaian karena berlindung di antara rimbunnya pohon beringin (nunu).

Belakangan, diketahui beringin yang membantu mereka tetap hidup setelah tragedi itu berjumlah tujuh (kitu) pohon. Mereka kemudian sepakat menggunakan nama Nunuhitu yang merupakan gabungan antara kata nunu dan kitu menjadi marga.

Mereka kemudian meninggalkan Ndana dan bergabung dengan Keajaan Thie. Sejak itu, Ndana menjadi pulau tidak berpenghuni sebelum ditempati prajurit TNI pada 2006.(Elf)

About these ads

Tentang elfathir

Saya hanya mencoba berbagi manfaat atas apa yang saya ketahui. Tetaplah Tersenyum, Karena Senyuman Membuat Semua Terasa Indah. *Elfathir Fatikhin*
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

6 Balasan ke Eksotika Pulau Ndana

  1. jhon nunuhitu berkata:

    crita tu udah btul jg tp msih byk hal2 yg bagi saya kurang pass,,,krna ap yg d dgar dr org laen langsung d critakan seolah olah btul tanpa berpikir dgn nalar n mlihat kondisi pd wktu itu n skarang, apakah msuk di akal ato tdk,,,atau bisa d trima ato tdk,,,terlalu byk fersi karang mengarang

    • elfathir berkata:

      Ya biasanya suatu tempat/lokasi banyak menyimpan cerita/legenda tersendiri, tapi setidaknya kita menjadi tahu akan keindahan & kekayaan alam Indonesia…makasih sudah mampir bang

  2. sikumannakaldra berkata:

    kalo mau ke pulau ndana gimana ya caranya
    bisa di reply ke sikumannakal@yahoo.com

    • elfathir berkata:

      Secara administratif, pulau seluas 1562 hektare dan tak berpenghuni ini masuk wilayah Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Jaraknya dengan Kupang terentang hingga 120 kilometer, sementara dari Pulau Rote hanya 4 kilometer.

      Ada dua cara dari Rote untuk menyeberang ke Dana. Pertama, melalui pantai wisata Nemberalla atau melalui pantai Oeseli. Inilah pulau terluar wilayah Indonesia di bagian Selatan. Hanya 60 menit pulau kecil ini dipisahkan dari daratan (mainland) Timor. Posisinya di 11000’36″ Lintang Selatan dan 122052’37″ Bujur Timur. Artinya, berbatasan langsung dengan perairan Australia. Saat ini, satu-satunya tanda fisik bahwa pulau ini ada kaitannya dengan Indonesia hanyalah sebuah alat navigasi suar yang tegak berdiri sejak 1999.

  3. marthen berkata:

    Becerita tentang pulau Ndana pulau terselatan di Repuplik ini memang menyimpan banyak misteri karena biasanya yang menjadi sumber informasi adalah tuturan / cerita tokoh adat Rote, Thie (manahelo) dan hanya mengabadikan setiap peristiwa dengan peninggalan bahasa syair rote selain diceritakan turun temurun kepada anak, cucu dimana dalam setiap generasinya terbuka kemungkinan pergeseran persepsi dan informasi yang terputus……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s